Kamis, April 2, 2026
BogorPemerintah Desa

Jumlah KPM BLT-DD Turun Drastis, Pemdes Nambo Klapanunggal Gelar Musdesus

Klapanunggal Bogor | Klikinfoku.com

Diinisiasi oleh BPD setempat, Pemerintah Desa Nambo melaksanakan Musdesus (Musyawarah Desa Khusus) untuk menyepakati dan menetapkan KPM BLT-DD tahun anggaran 2026 di aula kantor Desa Nambo Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor pada Rabu (1/4/2026).

Camat Klapanunggal yang diwakili oleh Kasipem hadir, selain itu Ketua BPD, Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bunwil PolPP, Pendamping Desa, Sekdes, Kadus, RW RT, TP PKK, Kader Posyandu dan stakeholder Desa Nambo lainnya antusias mengikuti jalannya acara.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Nambo Nanang, menyampaikan kilas balik seputar kegiatan Pemerintahan Desa dalam beberapa bulan terakhir sampai Idul Fitri 1447 Hijriyah yang telah dilewati.

“Alhamdulillah rasa syukur kepada Allah SWT kita mendapatkan keberkahan sampai hari ini sehingga dapat menyelenggarakan Musdesus untuk menyepakati dan menetapkan KPM BLT-DD tahun anggaran 2026,” ujarnya.

Nanang mengajak aparatur dan masyarakat Desa Nambo untuk bersama-sama bersinergi menciptakan kondusifitas Desa Nambo dengan memelihara dan menjaga kenyamanan, kebersihan lingkungan masing-masing.

“Saya mohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas dan keseharian banyak kekurangan dan kekhilafan, di momen suasana Idul Fitri, saya mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

Sementara itu Kasipem Kecamatan Klapanunggal Hari Tjahyadi menyampaikan apresiasi kepada BPD dan Pemdes Nambo yang mengadakan Musdesus hari ini.

“Sebelum lanjut, pimpinan Kecamatan kirim salam untuk bapak Ibu sekalian dan saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin kita telah melewati momen Idul Fitri,” tutur Hari.

Hari menegaskan bahwa kebijakan Pemerintah Pusat pada tahun ini ada penurunan Dana Desa secara drastis menjadi Rp 373 juta dari sebelumnya lebih dari 1 Milyar bahkan ada yang 2 Milyar lebih dan berlaku untuk seluruh Indonesia.

“Tentu hal ini berimbas pula kepada penurunan jumlah KPM BLT-DD yang sebelumnya 52 KPM menjadi hanya 18 KPM saja di Desa Nambo ini,” ungkapnya.

Sekalipun demikian disampaikan melalui Bantuan Keuangan Pemkab Bogor ada peningkatan dari 1 Milyar menjadi 1,5 Milyar dan ini dapat dimanfaatkan Desa melalui pengajuan proposal kegiatan.

Hal lain disampaikan terkait surat edaran Bupati Bogor tentang penghematan energi yang mana diakibatkan oleh eskalasi global dunia dampak perang di Timur Tengah.

“Akibat eskalasi perang di Timur Tengah berdampak pada pasokan energi, diminta kita untuk berhemat energi serta penerapan sehari WFH.  Bu Camat tidak menggunakan kendaraan dinasnya, yang bisa bersepeda atau berjalan kaki ke kantor dipersilahkan,” ungkapnya sebagai contoh.

Hari setuju dengan himbauan Kepala Desa Nambo untuk aparatur dan masyarakat segera membereskan administrasi kependudukan yang saat ini makin dipermudah.

Sebelumnya Ketua BPD Nesin Minda memberikan sambutan sebagai Lembaga Desa yang menginisiasi pelaksanaan Musdesus.

Babinsa Nambo Peltu Iwan Setiawan turut memberikan sambutan yang meminta para Ketua RT dapat menjelaskan kepada warganya terkait pengurangan jumlah KPM serta untuk senantiasa bersinergi menjaga kondusifitas di masyarakat.

Sekdes menjelaskan perihal dasar penetapan penerima bantuan berdasarkan tingkat desil (kriteria yang paling layak) warga.

Selanjutnya sesi tanya jawab yang langsung dihandle oleh Kepala Desa seputar permasalahan lingkungan dan Kepala Desa meminta warga untuk memahami penurunan anggaran saat ini dan semuanya telah diatur pengunaannya sesuai juknis yang ada.

Acara diakhiri dengan bersalam-salaman dan menikmati ketupat sayur lebaran.  Dan yang unik kali ini adalah setiap peserta selepas bersalam-salaman, disiapkan kardus berisi uang dan peserta dapat merogoh dan mengambil satu lembaran uang kertas, yang beruntung dapat lembaran 100 ribu dan lain sebagainya. Hal ini menambah kegembiraan silaturahmi stakeholder Desa Nambo Klapanunggal. (Tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *