Pendataan Awal dan Sosialisasi Pengadaan Tanah Pembangunan Bendungan Cijurey, Fokus Untuk Dua Desa
Kab. Bogor | Klikinfoku.com
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum yang merupakan unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR menggelar kegiatan Pendataan Awal dan Sosialisasi Tahapan Persiapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Bendungan Cijurey, di Cafe Begawan Desa Karyamekar Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, pada Rabu (16/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari komitmen Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur sumber daya air strategis di wilayah Kabupaten Bogor.
Sosialisasi dan pendataan ini berfokus pada dua area terdampak utama, yaitu:
Desa Karyamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor
Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor dan dihadiri oleh stakeholder terkait.
Humas PT Brantas Abipraya Bendungan Cijurey, Ageng mengatakan tahapan pendataan awal ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepemilikan serta pemanfaatan lahan secara akurat dan transparan.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat setempat diberikan pemahaman mendalam terkait prosedur pengadaan tanah, hak-hak pemilik lahan, serta tahapan penyelesaian yang adil sesuai regulasi yang berlaku.
“Nah, kalau untuk soal pembayaran sepertinya masih jauh sih, Mbak. Kalau untuk pembayaran ya, karena habis setelah pendataan ini masih harus ada ini kan, masih ada mekanisme-mekanisme lain seperti pengukuran dari BPN, pemasangan patok, masih jauh sih. Tapi harapannya mungkin seperti disebutkan di rapat tadi, insya Allah bisa tahun ini, sih.” Ujar Ageng kepada Klikinfoku com.
Pihaknya mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pihak terkait di Desa Karyamekar serta Desa Sukadamai untuk berpartisipasi aktif dan mendukung kelancaran proses pendataan demi terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Sementara itu Kepala Desa Sukadamai Apud Syarifudin menyatakan menyambut baik diadakannya acara pendataan awal dan sosialisasi pada hari ini.
“Intinya saya menyambut baik dengan adanya sosialisasi ini, yang terutama warga saya terus menanyakan, sekarang ada pencerahan gitu,”ujar Apud.
Ia berharap proses hari ini dan seterusnya dapat berjalan dengan baik dan lancar. 30-40 KK warganya yang terdampak terdata dengan baik.
“Hari ini dan kedepannya… ya mudah-mudahan ini berjalan lancar, tidak ada yang dirugikan, kedepannya ya… bisa menjadi satu objek wisata di Sukadamai juga, bisa jadi daya tarik buat orang berkumpul di Sukadamai, bisa menjadi nilai ekonomi nantinya untuk warga Desa Sukadamai,” jelas Apud.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Desa Karyamekar, Jaji yang mana ada sekitar 10 KK warganya yang terdampak proyek untuk bersabar mengikuti proses yang sedang dilakukan.
“Harapan saya mah intinya gini, masyarakat ya…pengen buru-buru dibayar, tapi kan Pemerintah itu dengan tahapan. Ya seperti itu aja. Ya..mudah-mudahan akhir tahun ini bisa terealisasi semuanya,” pungkasnya.
Pembangunan Bendungan Cijurey diharapkan mampu membawa dampak signifikan bagi pengendalian banjir, penyediaan air baku, serta peningkatan irigasi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan lokal maupun nasional. (Dewi)
