Kekurangan Guru, SDN Rawaendah Cileungsi Tidak Penuhi Kuota Murid Baru, Tapi MPLS Berjalan Dengan Penuh Keceriaan
Cileungsi Bogor | Klikinfoku.com
Sekalipun tidak bisa memenuhi kuota karena keterbatasan jumlah guru selaku tenaga pendidik, SDN Rawaendah Cileungsi Kabupaten Bogor telah mengadakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh keceriaan sejak Rabu (15/7/2026).
“Untuk tahun ini, sekolah kami hanya menerima 106 murid untuk tiga kelas dari maksimal kuota 4 kelas 144 murid dengan
mempertimbangkan keterbatasan tenaga pengajar dan fasilitas ruangan kelas,”ujar Kepala Sekolah SDN Rawaendah, Dian Nurohmah, S.Pd kepada wartawan di kantornya Jum’at (17/7/2026).
Dikatakannya kegiatan MPLS khususnya kepada 106 orang kelas I keluarga baru SDN Rawaendah dan juga untuk murid kelas II-VI sudah berjalan dengan baik sejak hari Rabu kemarin sesuai jadwal dan petunjuk teknis yang diterima pihak sekolah.
“MPLS bagi murid baru tentu diperkenalkan soal tata tertib sekolah, perkenalan kepada jajaran guru dan teman-teman, etika pergaulan di lingkungan sekolah, juga soal bagaimana bijak bermedia sosial serta anti bullying,”ungkap Dian.
Ia menyampaikan dengan jumlah keseluruhan murid 615 orang, saat ini tenaga pengajar atau guru kelas hanya 18 orang ditambah tenaga teknik, TU dan penjaga sekolah menjadi 24 orang penyelenggara pendidikan di SDN Rawaendah.
Selain itu diharapkannya ada kerjasama yang baik dari orang tua murid, komite sekolah untuk bersinergi memberikan perhatian kepada kegiatan sekolah.
“Kami mempunyai harapan yang banyak supaya proses pendidikan berlangsung baik, supaya tenaga guru bisa tercukupi, kami sudah menyampaikan permohonan ke Disdik dan juga minta perhatian kepada pembenahan sarana pendidikan di sekolah ini,”pungkasnya.
Seperti diketahui saat ini di Kabupaten Bogor bahwa persoalan kekurangan guru, Kepala Sekolah definitif dan sarana pendidikan yang minim sudah digaungkan berkali-kali baik melalui Musrenbang Kecamatan, dan juga Reses DPRD Kabupaten Bogor tapi hingga saat ini realisasinya masih minim sekali. (Tom)
