MPLS Ramah SDN Situsari 02, Datang Dengan Ceria, Belajar Dengan Gembira, Tumbuh Menjadi Anak Bahagia
Cileungsi Bogor | Klikinfoku.com
143 murid kelas I SDN Situsari 02 Cileungsi Kabupaten Bogor antusias mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah sejak Rabu (15/7/2026) lalu.
Kepala Sekolah SDN Situsari 02 N.Ani Satulwahsah, S.Pd menyampaikan bahwa tujuan umum program MPLS adalah membantu murid baru mengenal guru, teman dan lingkungan SDN Situsari 02 secara utuh.
“Hal ini akan memampukan mereka beradaptasi dengan baik, dengan merasa aman dan nyaman, sehingga memiliki semangat belajar, serta siap untuk mengikuti seluruh proses pembelajaran sesuai karakteristik sekolah,”ujar Ani kepada wartawan Jumat (17/7/2026).
Kegiatan MPLS wujud kolaborasi dari Kepala Sekolah, panitia MPLS, guru pendamping, narasumber, tenaga teknik serta murid kelas I berjumlah 143 orang dari maksimal kuota 144 orang. Dan saat ini murid SDN Situsari 02, kelas I-VI berjumlah 797 orang.
Sesuai ketentuan kalender pendidikan, MPLS dilaksanakan selama 5 (lima) hari pada minggu pertama Tahun Ajaran 2026/2027, yaitu pada tanggal 15-17 dan 20–21 Juli 2026. Dan waktu pelaksanaan setiap harinya disesuaikan dengan ketentuan untuk murid kelas I SD dengan mempertimbangkan kondisi fisik dan psikologis anak.
Beberapa topik MPLS yang telah dan akan dilaksanakan adalah:
- Hari pertama materi Aku Masuk SD!
- Hari kedua materi Temanku dan Kelasku
- Hari ketiga materi Bermain dan Bekerja Sama
- Hari keempat materi Aku Anak yang Hebat!
- Hari kelima materi Aku Bangga Jadi Murid SD!
Kepala sekolah Ani Satulwahsah mengapresiasi respon anak-anak dan juga orang tua dengan kegiatan MPLS, yang dilihatnya penuh semangat dan antusias mengikuti setiap kegiatan dan materi MPLS yang disampaikan.
Ani berharap MPLS khususnya bagi murid kls I dan orang tua dapat menjadi pedoman bagi seluruh panitia, guru, tenaga teknik kependidikan, murid, dan orang tua dalam melaksanakan kegiatan MPLS secara terarah, efektif, dan bermakna sehingga murid mendapatkan manfaat optimal untuk seterusnya dalam kegiatan belajar.
“Melalui sinergi yang baik antara sekolah, keluarga, komite sekolah, dan masyarakat, diharapkan proses pembinaan karakter murid dapat berlangsung secara berkesinambungan sehingga terbentuk generasi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berprestasi, peduli terhadap lingkungan, memiliki wawasan global, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” pungkasnya. (Tom)
