Dalam Suasana Tahun Baru, Sekolah-sekolah Yayasan Al-Khoeriyah Darussalam Tanjungsari Gelar Pentas Kreasi Seni dan Kenaikan Kelas
Tanjungsari Bogor | Klikinfoku.com
Bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah/16 Juni 2026, Sekolah-sekolah yang berada dalam naungan Yayasan Al-Khoeriyah Darussalam Tanjungsari menyelenggarakan pentas “Kreasi Seni dan Kenaikan Kelas” Tahun Ajaran 2025/2026 di aula Yayasan Al-Khoeriyah Darussalam Tanjungrasa Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor pada Selasa (16/6/2026).
Adapun sekolah-sekolah yang ikut acara dan berada dalam naungan Yayasan Al-Khoeriyah Darussalam ini antara lain; Paud Tunas Mandiri, MTS Al-Khoeriyah, SMP Plus Tunas Sinar Mandiri, SMK Tunas Sinar Mandiri, SMK Tunas Sinar Mandiri 2.
Mengusung tema: “Muda Kreatif, Menginspirasi Langkah Awal Meraih Kesuksesan, Melestarikan Budaya dan Menuju Prestasi Gemilang” acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh pihak Yayasan Al-Khoeriyah Darussalam, jajaran guru, orang tua murid dan para undangan lainnya.
Dalam sesi kata-kata sambutan, Pengawas Pembina SMK, Ajang Saepuloh S.Si. M.Pd menyampaikan ucapan terimakasih atas terselenggaranya acara sehingga menjadi momen silaturahmi bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.
Ajang Saepulloh berharap agar pihak sekolah dan Yayasan Al-Khoeriyah Darussalam dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak bangsa dan menyampaikan selamat bagi yang lulus serta dapat melanjutkan pendidikan ataupun langsung bekerja.
Sementara itu Kepala sekolah SMK Tunas Sinar Mandiri, Pipih Widayanti,S.Pd.I mengungkapkan acara kreativitas siswa dan kreativitas siswa untuk ditunjukkan kepada para orang tua siswa.
“Alhamdulillah anak-anak kami yang baru lulus mereka dapat mencapai apa yang mereka harapkan tetapi rata-rata mereka menyatakan siap untuk bekerja,” ujarnya memberi tanggapan kepada siswa kelas XII.
Diinformasikan bahwa untuk tahun 2026 ini jumlah siswa yang lulus masing-masing adalah: SMK Tunas Sinar Mandiri 82 siswa danĀ SMK Tunas Sinar Mandiri 2 sebanyak 96 siswa.
Pipih berharap untuk kedepannya jumlah siswa yang diterima melalui penjaringan SMPB meningkat dari jumlah siswa yang telah lulus dan kiranya Pemerintah juga dapat memberikan perhatian yang lebih besar lagi. (Dewi)
